Selasa, 01 Desember 2009

KETAJAMAN BATIN


Anak kecil seperti dihadapan Allah, anak itu punya hak istimewa, dan tidak saja dipuji, tapi dapat mengikuti kehendak Bapa, mempunyai ketajaman batin. Yesus dalam kandungan Bunda Maria dinaungi oleh Roh Kudus, karena kedekatannya dengan Allah. Yesus rela hidup sebagai anak kecil, supaya dapat meneladan kepada Dia sebagai pemilik kehidupan. Ketika Yesus masih anak-anak, Dia mempunyai ketajaman batin melebihi orang dewasa, karena ketika dalam kandungan, Dia berelasi dengan Allah. Demikian juga dengan kita, untuk berelasi dengan Allah, kita tidak perlu mempunyai pengetahuan yang tinggi. Seperti Daud teguh terhadap Tuhan, juga Sulaiman mempunyai kebijakan dalam hidupnya, karena dia takut akan Tuhan. Sepak terjang kehidupan Daud dan Sulaiman untuk kedamaian dan kejujuran. Mereka adalah manusia sejati. Menjadi manusia sejati akan mengarah kepada kehidupan Yesus sendiri.

Bagaimana hidup sebagai manusia sejati? Berarti menjadi martir, karena mereka pada dasarnya takut akan Allah. Karena itu marilah kita yang sudah terlanjur bisa membaca dan menulis dapat memiliki ketajaman batin. Supaya kita punya hak-hak istimewa seperti Yesus. Sehingga kita berani dalam menghadapi goncangan hidup, seperti dalam film 2012, tidak takut menghadapi kiamat.

Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.
Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorang pun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu." Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya tersendiri dan berkata: "Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat. Karena Aku berkata kepada kamu: Banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya." Luk. 10:21-24.


Kebijakan adalah perisai terbaik.

Tuhan Yesus memberkati.

Nita Garot

__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
http://id.mail.yahoo.com

SIKAPKU, PILIHANKU

Sikap adalah pilihan pribadi. Apabila pikiran dipenuhi hal negatif,
sehingga keluar sikap buruk seperti murung, putus asa, dendam, kita
tidak boleh menyalahkan orang lain atau kondisi di sekitar, sebab itu
pilihan kita. Seandainya kita mau mengubah pikiran ke hal yang
optimis dan positif, maka sikap kita pun akan mengikuti. Yang unik,
dalam waktu yang bersamaan, otak kita tak dapat memikirkan dua hal
sekaligus. Jadi, kita harus memilih.

Hari ini kita diminta memikirkan semua yang benar, mulia, manis,
sedap didengar, bajik, dan patut dipuji (ayat 8). Mungkin hidup Anda
saat ini sungguh terasa pahit, getir, dan sulit, tetapi mari kita
lihat Paulus. Ketika ia menasihati jemaat Filipi yang menghadapi
tekanan dan kesulitan hidup, Paulus sendiri sebenarnya sedang sangat
susah. Ia menuliskan surat itu dari dalam penjara, dalam kondisi
teraniaya karena Injil. Namun, ia memilih bersikap positif dan
optimis. Jadi, ia bisa melihat peluang untuk memberitakan Injil
kepada para narapidana, pegawai penjara, bahkan pejabat istana yang
menangani kasusnya (Filipi 1:12-14). Bahkan, ia menghibur banyak
jemaat yang ditimpa kesulitan melalui suratnya, sebab dalam penjara
ia punya banyak waktu untuk menulis, berdoa, dan memuji Tuhan.

Paulus dapat melakukan hal ini karena ia memilih untuk menambatkan
hatinya kepada Allah; memenuhi hatinya dengan kasih kepada jiwa-jiwa
terhilang dan jemaat yang dilayaninya. Maka, penjara hanya bisa
mengurung tubuhnya. Sedang pikirannya tetap dipenuhi oleh semua yang
benar, mulia, manis, sedap didengar, bajik, dan patut dipuji. Jika
Anda sedang susah, mengapa harus menjadi lebih susah dengan memilih
sikap pesimis atau negatif? Ayo bangkitlah! --SST

SEBUAH HARI CERAH BISA DIMENDUNGKAN OLEH KEMURUNGAN
SEBUAH HARI MENDUNG BISA DICERAHKAN OLEH SENYUMAN

Ayat Alkitab: Filipi 4:1-8

1. Karena itu, saudara-saudara yang kukasihi dan yang
kurindukan, sukacitaku dan mahkotaku, berdirilah juga dengan
teguh dalam Tuhan, hai saudara-saudaraku yang kekasih!

2 Euodia kunasihati dan Sintikhe kunasihati, supaya sehati
sepikir dalam Tuhan.

3 Bahkan, kuminta kepadamu juga, Sunsugos, temanku yang setia:
tolonglah mereka. Karena mereka telah berjuang dengan aku dalam
pekabaran Injil, bersama-sama dengan Klemens dan kawan-kawanku
sekerja yang lain, yang nama-namanya tercantum dalam kitab
kehidupan.

4 Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi
kukatakan: Bersukacitalah!

5 Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah
dekat!

6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi
nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa
dan permohonan dengan ucapan syukur.

7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan
memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

8 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang
mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua
yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut
dipuji, pikirkanlah semuanya itu.


Best regards
Christovita Wiloto
at www.wiloto.com

__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
http://id.mail.yahoo.com