Rabu, 18 April 2012

TIP : MEMBANGUN KARAKTER YANG SALEH

TIPS: MEMBANGUN KARAKTER YANG SALEH

Program Bimbingan Pribadi untuk Orang Tua dan Guru

Anda pasti menginginkan anak-anak Anda bertumbuh di jalan Tuhan -- sesuai kehendak Allah, sesuai rancangan yang ditetapkan Allah bagi putra-putri Anda. Siapa yang bisa mengerti dengan lebih baik apa yang dibutuhkan anak Anda selain Dia yang menciptakan anak Anda? Cara hidup terbaik bagi anak Anda, dan Anda sendiri, adalah bertumbuh di jalan-Nya.

Allah menetapkan rancangan bagi setiap anak agar memiliki masa kanak-kanak yang penuh kegembiraan dan keriangan, waktu untuk belajar mengenal-Nya dan mengasihi-Nya. Sama seperti anak Anda belajar berjalan, berbicara, makan, dan melakukan hal-hal penting lainnya pada usia tertentu dan tahap kehidupan tertentu, anak Anda juga harus belajar untuk bertumbuh secara rohani melalui setiap tahap kehidupan dan usia. Hidup yang disfungsi terjadi karena lapar rohani, tidak bertumbuh secara rohani seperti yang dikehendaki Allah, yakni pertumbuhan yang dimaksudkan Allah terjadi dalam hidup kita. Hidup beriman ini "meliputi segala aspek hidup", membangun pribadi seutuhnya yang menyenangkan hati Tuhan dengan bertumbuh sesuai kehendak Allah. Kehidupan yang bertumbuh seperti ini bukanlah sebuah tugas, melainkan sebuah kesenangan.

Untuk bertumbuh sesuai kehendak Allah, anak Anda harus bertumbuh dalam tiga hubungan penting: dengan Allah, dengan dirinya sendiri, dan dengan sesama. Untuk bisa bertumbuh dengan indahnya, tiga hubungan ini harus bekerja sama seperti suara-suara dalam sebuah paduan suara bersama-sama melantunkan lagu yang indah. Artikel berikut ini menunjukkan bagaimana hubungan ini dibangun dengan 50 nilai yang kita sebut Batu Karakter.

Membangun karakter, dalam bahasa sederhana, adalah membantu seorang anak untuk bertumbuh di jalan Allah, dengan mengikuti tiga langkah sederhana berikut ini.

Langkah 1. Percaya

Setiap nilai karakter, dari lima puluh karakter, didasarkan pada kebenaran penting di Alkitab. Semakin menyenangkan proses belajarnya, anak Anda akan semakin menerima Batu Karakter ini dan membentuk iman percaya. Langkah ini membangun KEPERCAYAAN. Bahkan anak terkecil pun dapat memulai menjalin kepercayaan ini, membentuk sistem iman Kristen.

Langkah 2. Menjadi

Ketika iman percaya anak Anda bertumbuh, ini membentuk karakternya. Kita terbentuk (menjadi) sesuai apa yang kita yakini, dimulai pada usia dini. Karakter adalah diri Anda sebenarnya. Keyakinan dan karakter akan terus bertumbuh bersama-sama melewati tahun-tahun di sepanjang usia dan tahap kehidupan. Langkah ini menolong anak Anda menerapkan kepercayaan/keyakinan yang sudah dipelajari dalam setiap cerita untuk membentuk karakternya. Langkah ini membentuk KARAKTER.

Langkah 3. Berperilaku

Ketika karakter yang saleh itu dibentuk dari kepercayaan, perbuatan yang saleh akan mengikuti. Karakter membentuk perilaku. Perilaku adalah buah karakter. Langkah 3 menolong anak Anda untuk menetapkan langkah, tangan, dan bibir pada hal-hal yang sudah dipelajari, diyakini, dan melewati proses "menjadi". Langkah ini membangun perilaku atau TABIAT.

Masing-masing kisah dari 50 cerita Alkitab ini adalah kisah pembentukan karakter yang berpusat pada satu Batu Karakter. Singkatnya, membangun karakter itu mudah sekali, dengan mengikuti 3 langkah berikut ini:
1. Memercayai (Membangun kepercayaan/iman)
2. Menjadi (Membangun karakter)
3. Berperilaku (Membangun tabiat)

Daftar cerita Alkitab ini dirancang untuk digunakan di sepanjang tahun, dengan menyampaikan salah satu dari 50 cerita ini setiap minggunya. Biasanya gereja atau keluarga melakukan sesuatu yang istimewa di Hari Paskah atau Natal. Tapi, jika Anda ingin menggunakan bahan ini untuk Natal dan Paskah, ulangilah cerita nomor 2 mengenai Kelahiran Yesus untuk Natal, dan cerita nomor 46 tentang Kebangkitan Yesus untuk Paskah.

Daftar Cerita

1. Malaikat menyampaikan tentang kelahiran Yesus kepada Maria (Lukas 1:26-38).
2. Kelahiran Yesus (Lukas 2:1-7).
3. Gembala-gembala mendengarkan pujian malaikat (Lukas 2:8-20).
4. Orang-orang majus dari timur menyembah Yesus (Matius 2:1-12).
5. Maria dan Yusuf menyingkir ke Mesir (Matius 2:13-23).
6. Masa Kanak-kanak Yesus di Nazareth (Lukas 2:39-40).
7. Yesus mengajar para alim ulama (Lukas 2:41-52).
8. Yohanes membaptis Yesus (Matius 3:13-17).
9. Yesus dicobai di padang gurun (Matius 4:1-11).
10. Murid-murid Yesus yang pertama (Yohanes 1:35-51).
11. Saat engkau membutuhkan seorang teman (Lukas 10:25-37).
12. Orang kaya yang bodoh (Lukas 12:16-26).
13. Nikodemus bercakap-cakap dengan Yesus (Yohanes 3:1-21).
14. Yesus berbicara dengan perempuan di tepi sumur (Yohanes 4:1-42).
15. Menjala ikan bersama Yesus (Lukas 5:1-11).
16. Lubang di atap (Markus 2:1-12).
17. Yesus mengajak Matius untuk menjadi pengikut-Nya (Matius 9:9-13).
18. Yesus memilih dua belas murid (Markus 3:13-19; Lukas 6:12-16).
19. Yesus menyembuhkan hamba seorang perwira Roma (Lukas 7:1-10).
20. Perempuan berdosa mencium kaki Yesus (Lukas 7:36-50).
21. Yesus meredakan angin ribut (Markus 4:35-41).
22. Yesus membangkitkan anak perempuan Yairus (Matius 9:18-26; Markus 5:21-43).
23. Domba yang hilang (Lukas 15:3-7).
24. Anak yang hilang (Lukas 15:11-32).
25. Yesus memberi makan 5000 orang (Matius 14:13-21; Yohanes 6:1-15).
26. Yesus berjalan di atas air (Matius 14:2-33).
27. Yesus mencelikkan mata orang buta (Markus 8:22-26).
28. Yesus dimuliakan di atas gunung (Lukas 9:28-36).
29. Siapakah yang terbesar di dunia ini? (Matius 18:1-5; Lukas 9:46-48).
30. Yesus mengunjungi Maria dan Marta (Lukas 10:38-42).
31. Yesus gembala yang baik (Yohanes 10:11-18).
32. Yesus membangkitkan Lazarus (Yohanes 11:1-44).
33. Yesus menyembuhkan 10 orang kusta (Lukas 17:11-19).
34. Yesus mengasihi anak-anak (Markus 10:13-16).
35. Ini tidak adil! (Matius 20:1-16).
36. Janda yang tidak pernah menyerah (Lukas 18:1-8).
37. Yesus menolong Zakheus menjadi orang jujur (Lukas 19:1-10).
38. Yesus naik keledai memasuki Yerusalem (Matius 21:1-11).
39. Janda miskin memberi lebih banyak dibanding orang kaya (Lukas 21:1-4).
40. Maria mengurapi kaki Yesus dengan minyak mahal (Yohanes 12:1-8).
41. Perjamuan terakhir bersama Yesus (Markus 14:12-26).
42. Yesus berdoa di taman Getsemani (Matius 26:36-57; Lukas 22:39-54).
43. Petrus menyangkali Yesus (Matius 26:57-58, 69-75; Lukas 22:54-62).

44. Yesus dibawa ke hadapan Pilatus dan Herodes (Matius 27:2, 11-31; Lukas 23:1-25; Yohanes 18:28-40).
45. Yesus disalib (Matius 27:27-56).
46. Kebangkitan Yesus (Matius 27:57-28:10; Lukas 23:50-56; Yohanes 19:38-42).
47. Yesus bertemu dua orang dalam perjalanan ke Emaus (Lukas 24:13-35).
48. Yesus menampakkan diri kepada Tomas dan murid lainnya (Lukas 24:36-43).
49. Yesus mengajar Petrus (Yohanes 21).
50. Yesus naik ke surga (Matius 28:16-20; Lukas 24:50-53; KPR 1:9-14). (t/Atik)

Diterjemahkan dari:
Judul buku: I Want to be like Jesus
Judul bab: How to Build Godly Character
Judul asli artikel: How to Build Godly Character
Penulis: V. Gilbert Beers
Penerbit: SP Ministries, Glen Ellyn, Illinois
Halaman: 190 -- 192


Powered by Telkomsel BlackBerry®

Selasa, 17 April 2012

NERAKA

Salah satu topik gurauan yang cukup sering dibuat oleh orang
Kristiani adalah tentang neraka. Ba-nyak cerita lucu atau tidak
serius mengenainya sehingga bisa sampai kepada kesimpulan: "tidak
ada yang perlu ditakuti dengan neraka." Ini ibarat seorang penjinak
bom yang sedang menjinakkan bom berbahaya sambil bergurau dengan
temannya. Ia sedang menyepelekan sesuatu yang bisa merenggut
nyawanya.

Sebagaimana surga, Alkitab juga menandaskan kepastian adanya neraka.
Alkitab di beberapa tempat menggambarkan sekilas mengenai tempat ini
dan mereka yang akan menghuninya. Neraka dalam banyak hal
dikontraskan dengan surga. Ia adalah tempat di mana tidak akan
pernah dirasakan kehadiran Allah. Mereka yang dihukum di sana akan
mengalami penderitaan fisik dan tentu juga batin. Dan, penghukuman
tersebut akan tidak berkesudahan. Di tempat ini, pertobatan dan
penyelesalan sudah tidak ada gunanya. Ini bukanlah bentuk kekejaman
Allah, melainkan lebih merupakan konsekuensi bagi mereka yang
menolak dan memberontak terhadap Dia. Neraka adalah tempat
terjadinya keterpisahan dan keterasingan antara manusia dan Allah
selama-lamanya (ayat 9).

Neraka sungguh ada karena Allah mengatakannya. Tentu kita tidak akan
pernah berharap untuk berada di sana. Namun, mungkin saja kita akan
terkejut karena menjumpai sesuatu yang tidak pernah kita harapkan.
Kemudian kalau kita juga peduli supaya tidak banyak orang yang
menghuninya, jangan bergurau tentangnya. Ceritakan fakta sebenarnya
tentang neraka agar semua orang mencari tahu jalan untuk
menghindarinya. Sudahkah Anda melakukannya?

NERAKA ADALAH TEMPAT MENGERIKAN YANG TIDAK PANTAS DIJADIKAN GURAUAN.

Ayat Alkitab: 2 Tesalonika 1:1-12

1 Dari Paulus, Silwanus dan Timotius, kepada jemaat orang-orang
Tesalonika di dalam Allah Bapa kita dan di dalam Tuhan Yesus
Kristus.
2 Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan
dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu.
3 Kami wajib selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu,
saudara-saudara. Dan memang patutlah demikian, karena imanmu
makin bertambah dan kasihmu seorang akan yang lain makin kuat di
antara kamu,
4 sehingga dalam jemaat-jemaat Allah kami sendiri bermegah tentang
kamu karena ketabahanmu dan imanmu dalam segala penganiayaan dan
penindasan yang kamu derita:
5 suatu bukti tentang adilnya penghakiman Allah, yang menyatakan
bahwa kamu layak menjadi warga Kerajaan Allah, kamu yang
sekarang menderita karena Kerajaan itu.
6 Sebab memang adil bagi Allah untuk membalaskan penindasan kepada
mereka yang menindas kamu
7 dan untuk memberikan kelegaan kepada kamu yang ditindas, dan
juga kepada kami, pada waktu Tuhan Yesus dari dalam sorga
menyatakan diri-Nya bersama-sama dengan malaikat-malaikat-Nya,
dalam kuasa-Nya, di dalam api yang bernyala-nyala,
8 dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang tidak mau
mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan kita.
9 Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya,
dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya,
10 apabila Ia datang pada hari itu untuk dimuliakan di antara
orang-orang kudus-Nya dan untuk dikagumi oleh semua orang yang
percaya, sebab kesaksian yang kami bawa kepadamu telah kamu
percayai.
11 Karena itu kami senantiasa berdoa juga untuk kamu, supaya Allah
kita menganggap kamu layak bagi panggilan-Nya dan dengan
kekuatan-Nya menyempurnakan kehendakmu untuk berbuat baik dan
menyempurnakan segala pekerjaan imanmu,
12 sehingga nama Yesus, Tuhan kita, dimuliakan di dalam kamu dan
kamu di dalam Dia, menurut kasih karunia Allah kita dan Tuhan
Yesus Kristus.

Powered by Telkomsel BlackBerry®