Jumat, 16 April 2010

MEMILIKI YESUS

Ketika kecil, kita cenderung sangat posesif. Sulit bagi kita untuk
berbagi. Kita terganggu kalau mainan kita dipinjam teman dalam waktu
cukup lama, apalagi kalau sampai dibawa pulang. Bagi seorang anak,
memiliki berarti menguasai dan memonopoli secara absolut.

Surat Yohanes menyatakan bahwa Allah mengaruniakan hidup yang kekal
kepada kita, dan hidup itu berada di dalam Anak-Nya, Yesus Kristus.
"Siapa yang memiliki Anak, ia memiliki hidup" (ayat 12). Apakah itu
berarti, seperti pemaknaan anak kecil, kita menguasai dan memonopoli
Yesus Kristus? Bukan! Yohanes justru ingin menekankan pentingnya
umat percaya untuk hidup dalam respons yang tepat terhadap rahmat
Allah (1 Yohanes 4:8, 11). Maksudnya, rahmat Allah perlu disambut
oleh iman dan sikap hidup beriman dari pihak kita. Gayung pun
bersambut, ketika kita merespons rahmat Allah yang mendatangi kita
di dalam Yesus.

Tidak semua orang yang mengaku percaya terhitung sebagai mereka yang
memiliki Yesus. Yesus bukan barang yang bisa kita kuasai dan kita
monopoli. Memiliki Yesus berarti beriman di dalam dan hidup menurut
teladan Yesus Kristus. Memiliki Yesus bukan hanya soal memiliki
ajaran yang benar, melainkan soal menjalankan tindakan yang benar,
sesuai dengan iman (ayat 2).

Anda mau membuktikan bahwa Anda memiliki Yesus? Bukan seperti anak
kecil yang ingin menguasai dan memonopoli mainan miliknya, kita yang
sungguh-sungguh memiliki Yesus malah tergerak untuk membagikan kasih
Yesus kepada sesama melalui tindakan nyata. Dan kita tidak akan
merasa berat menjalankan perintah-Nya -

ALLAH TIDAK DAPAT DIMILIKI SECARA EKSKLUSIF

MELAINKAN MERENGKUH ORANG LAIN UNTUK TURUT MENGECAPNYA

1 Yohanes 5:1-12

1. Setiap orang yang percaya, bahwa Yesus adalah Kristus, lahir dari
Allah; dan setiap orang yang mengasihi Dia yang melahirkan,
mengasihi juga Dia yang lahir dari pada-Nya.

2. Inilah tandanya, bahwa kita mengasihi anak-anak Allah, yaitu
apabila kita mengasihi Allah serta melakukan
perintah-perintah-Nya.

3. Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti
perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat,

4. sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah
kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.

5. Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang
percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah?

6. Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus
Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan
darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah
kebenaran.
2
7. Sebab ada tiga yang memberi kesaksian (di dalam sorga: Bapa,
Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.

8. Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi): Roh dan air dan
darah dan ketiganya adalah satu.

9. Kita menerima kesaksian manusia, tetapi kesaksian Allah lebih
kuat. Sebab demikianlah kesaksian yang diberikan Allah tentang
Anak-Nya.

10. Barangsiapa percaya kepada Anak Allah, ia mempunyai kesaksian itu
di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Allah, ia
membuat Dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya akan
kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya.

11. Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang
kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya.

12. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak
memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup.

http://www.wilotocorp.com

__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
http://id.mail.yahoo.com

SIAPAKAH SESAMAKU ?

MARKUS 12:31, "Dan
hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini."
Sebuah
kebenaran menyentakkan saya pada suatu hari, ketika TUHAN bertanya, "Siapakah
sesamamu ?" segera saya menjawab "Manusia". "Itu benar, tapi siapakah sesamamu,
manusia ? Sudahkah engkau memperlakukan sesamamu manusia, sebagaimana layaknya
manusia ?" tanya TUHAN.
Saya terdiam……..
TUHAN
memperlihatkan pada saya, sebuah flash back di masa lalu, mengenai perlakukan
saya terhadap sesama. Slide yang pertama adalah sebuah gambaran dimana saya
sedang memandang orang dengan pandangan sinis dan menilai rendah seseorang hanya
karena orang itu tidak mampu mengerti apa yang saya inginkan dan berbeda suku. Slide
ke-2 adalah ketika saya dengan sengaja memperalat tenaga orang lain dengan alasan
pelayanan padahal untuk kepentingan diri sendiri. Slide yang ke-3 adalah ketika
saya dengan sadar membicarakan kelemahan orang lain dan dengan sengaja mempermalukannya
di depan public. Di tengah-tengah slide yang TUHAN tampilkan, TUHAN berkata
dengan lembut, "Menurut-mu, apakah ini yang dinamakan mengasihi sesama ?"
Saya tertunduk………(seraya berkata
dalam hati "TIDAK, TUHAN")
TUHAN membawa saya pada sebuah
kebenaran "Sesamamu manusia adalah orang-orang yang ada di sekitar dirimu,
orang-orang yang berbeda pendapat denganmu, orang-orang yang tidak kamu sukai
karena mereka telah menyakiti hatimu, orang-orang yang telah mempermalukan dan
menjatuhkan harga dirimu, termasuk orang-orang yang membenci dirimu karena
engkau menjadi pengikut-KU."

Saudaraku,
Bagaimana dengan anda ?
Masihkah anda merasa bahwa diri
anda lebih berharga dan lebih hebat dari orang lain karena anda memiliki
kemampuan melebihi kebanyakan orang ?
Masihkah anda memandang
orang-orang yang berbeda dengan anda seperti sebuah penyakit menular yang harus
dihindari dan dibuang jauh-jauh ?
Masihkah ada belas kasihan di
dalam hatimu bagi jiwa-jiwa yang terhilang dan belum mengenal kasih BAPA ? Atau
jangan-jangan kita bahkan sudah lupa bagaimana mengasihi karena waktu kita
tersita habis oleh pekerjaan dan masalah ?

Saudaraku ketahuilah,
TIdak ada seorang pun yang hebat
di muka bumi ini, tidak ada seorangpun yang lebih ahli di muka bumi ini. Semua sama di mata ALLAH,
ALLAH mengaruniakan keahlian kepadamu dengan maksud, untuk engkau
mengajarkannya kepada orang-orang yang tidak memiliki pengertian dan membuat
mereka menjadi maju dan keluar dari kebodohannya.
ALLAH adalah ALLAH yang kreatif,
tidak ada satupun manusia yang diciptakan sama. Setiap orang berbeda dan unique
dan ALLAH menyukai perbedaan itu. ALLAH
tidak memandang perbedaan sebagai sebuah jurang, tapi ALLAH memandang perbedaan
sebagai suatu simfoni yang manis bagi alam semesta.
Darah YESUS adalah darah yang dipenuhi oleh belas kasihan
akan jiwa-jiwa dan YESUS memberikan darah itu secara cuma-cuma kepada semua
orang. Darah YESUS itu sekarang telah ada di dalammu dan darah YESUS yang
memampukan anda untuk mengasihi jiwa-jiwa tanpa batas.
Ketika kita sudah mulai
kehilangan belas kasihan akan jiwa-jiwa, itu artinya sumber mata air hidup anda
sudah kering, terkuras habis oleh kesenangan pribadi dan pergumulan hidup yang
tak habis-habisnya. Jalan satu-satunya hanya satu yaitu DATANG, BERDIAM DIRI DI HADAPAN ALLAH dan MINTA ROH
KUDUS untuk memenuhkan kembali hidup anda dengan kasih-NYA. Setelah itu,
tebarkanlah belas kasihan yang telah engkau miliki itu, kepada orang-orang di
sekelilingmu terlepas dari apakah dia layak untuk menerimanya atau tidak.
Berilah dengan tulus dan tanpa pamrih.

Sesamaku,
Adalah orang-orang yang
bersamanya kita tidak merasa nyaman tapi kita memilih untuk menciptakan suasana
nyaman.
Adalah orang-orang yang telah
menyakiti hati kita dan kita memilih untuk melepaskan pengampunan kepadanya.
Adalah orang-orang yang menderita
dan kita memilih untuk merangkul dan membantu mereka untuk pulih.
Adalah orang-orang yang belum
mengenal ALLAH dan kita memilih untuk memberitakan kabar keselamatan itu
kepadanya.

Kasih yang sejati,
Adalah kasih yang memberi dan
tidak menuntut.
Adalah kasih yang "MESKIPUN" dan
bukan "WALAUPUN".
Adalah kasih yang tidak menunggu
waktu tapi mencari waktu.
Adalah kasih yang selalu tersedia
24 jam di toko swalayan hatimu.

With a warm love from GOD !
(lyn-14042010)
visit : http://myjourney-hliesye.blogspot.com

__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
http://id.mail.yahoo.com